.

.

Info : Pengembangan Masyarakat, Pak Margolang

Senin, 27 November 2017

Syarat Pengangkatan Dalam Jabatan Wiidyaiswara

Rapat Koordinasi Widyaiswara Riau

Pada hari ini 27 Nopember 2017 mulai melaksanakan Rapat Koordinasi sampai dengan Tanggal 29 Nopember 2017. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau. Peserta Rakor adalah Widyaiswara seluruh Provinsi Riau baik yang berada di organisasi Horizontal maupun vertikal di Provinsi Riau

Rabu, 06 April 2016

Widyaiswara Sebagai Guru Bangsa

Menindaklanjuti Tema Kongres IWI di Jakarta, di Riau dalam rangka Rapat Koordinasi Widyaiswara mengikuti Tema yang diusung oleh Kongres IWI yaitu WIDYAISWARA SEBAGAI GURU BANGSA.
Ketua IWI Pusat dalam paparan materinya mengungkapkan bahwa di Indonesia yang melakukan fungsi mengajar ada 3 Rumah jabatan yaitu Guru, Dosen dan Widyaiswara.
Berbeda dengan Guru dan Dosen yang para audiensnya adalah para anak Murid. Siswa dan Mahasiswa, bila kita menyampaikan suatu gagasan kita tidak dapat memprediksi kapan gagasan itu akan diwujudkan. lain halnya dengan Widyaiswara yang audiensnya adalah Aparatur Negara, termasuk disana ASN, Non ASN, bahkan sampai kepada Kepala Daerah dan DPR, bila muatan materi yang disampaikan oleh Widyaiswara berupa gagasan yang mampu menginspirasi, sudah dapat dipastikan dengan hitungan hari sudah dapat diaplikasikan.

Selasa, 05 April 2016

Anggota IWI Riau ikuti RAKOR Widyaiswara

Mulai hari ini Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) Provinsi Riau mengikuti Rapat Koordinasi Widyaiswara yang dilaksanakan oleh BKP2D. Acara dibuka oleh Kepala BKP2D dilanjutkan dengan pemberian materi Kebijakn Pengembangan Widyaiswara Di Riau.
Turut memberikan materi Nara Sumber dari Kementriann PAN dan RB, LAN RI, BKN Konreg XII dan Ketua IWI Pusat.
Peserta yang ikut adalah seluruh Widyaiswara dari Seluruh Riau baik widyaiswara dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten maupun dari Organisasi Vertikal.

Rabu, 13 Mei 2015

RUMUSAN HASIL RAKOR WI 2015



I.            RUMUSAN 2014 YANG BELUM TEREALISASI

A.      PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM DIKLAT SUBSTANSI LPJ DAN DIKLAT KEPEMIMPINAN

1.       Setiap Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota perlu melakukan analisis kebutuhan diklat untuk seluruh SKPD minimal setiap 5 tahun untuk menyusun database diklat
2.       Seluruh widyaiswara yang berada pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota perlu mengikuti TOT dan TOF Diklat Pola Baru untuk Diklat Pra Jabatan dan Kepemimpinan.

B.      PENILAIAN ANGKA KREDIT
1.       Pada setiap agenda pertemuan rutin widyaiswara ada penyampaian pengalaman dalam pengusulan angka kredit.
2.       Diharapkan Badan Kepegawaian Daerah memberikan hasil peniLaian angka kredit/rapor kepada widyaiswara yang tidak melaporkan kegiatannya setiap tahun.
3.       Sosialisasi tim penilai kepada widyaiswara.
4.       Disarankan anggota tim penilai juga berasal dari widyaiswara instansi teknis.

C.      PENYUSUNAN PROGRAM DIKLAT TEKNIS DAN FUNGSIONAL
1.       Diperlukan Badan Diklat tingkat provinsi
2.       BKPPD/SKPD Provinsi/Kabupaten/Kota segera membuat data base kebutuhan diklat dengan melakukan analisis kebutuhan diklat.
3.       Setiap instansi/UPT mengusulkan peraturan gubernur/bupati/walikota tentang pengaturan diklat teknis dan fungsional.

Jumat, 09 Januari 2015

IWI Riau Taja Peringatan Maulid Nabi dan Sambut Tahun 2015

Bertempat di Aula UPT Pelatihan BKD Riau, IWI Riau melaksanakan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyambut tahun baru 2015. Hadir di Acara tersebut Sekretaris BKD Riau yang sekaligu membuka acara dan memberikan sambutan. Ibuk Embung ketua IWI Riau dalam kata selamat datangnya mengajak segenap Anggota IWI untuk mengikuti acara dan mengambil hikmah dari apa yang disampaikan oleh Ustadz yang memberikan Tausiah. Ketua IWI juga melaporkan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan pertama IWI Riau kepengurusan 2014 - 2017. Dalam waktu dekat akan diupayakan pelantikan pengurus yang baru tersebut.